Cara Mengutip yang Benar dari Jurnal, Skripsi, Buku dan Website

Cara Mengutip yang Benar dari Jurnal, Skripsi, Buku dan Website
Cara Mengutip yang Benar dari Jurnal, Skripsi, Buku dan Website

GREEN PUBLISHER – Cara mengutip jurnal, makalah, buku, situs web dengan cara yang benar. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah karya tulis adalah cara menulis kutipan. Jangan membuat kesalahan antara penulisan referensi langsung dan tidak langsung. Menulis referensi langsung dan tidak langsung. Sebelum membahas cara mengutip jurnal, makalah, buku, dan situs web, mari kita lihat berbagai jenis kutipan.

Berikut adalah beberapa jenis kutipan

1. Jenis Kutipan

1.1 Kutipan Langsung

Kutipan langsung, yaitu mengutip pendapat ahli secara langsung seperti aslinya dalam teks aslinya, dapat dibedakan secara tertulis: kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang.

Prinsip kutipan langsung meliputi:

  • Jangan membuat perubahan apa pun
  • Jika wajib untuk tujuan tertentu, harus disertai dengan penjelasan di dalam kurung atas.
  • Jika kutipan salah, tidak dapat diperbaiki. Tetap apa adanya dan berikan komentar singkat Artinya, kutipan asli naskah salah, dan penulis (kutipan) tidak bertanggung jawab atas kesalahan tersebut
  •  Diperbolehkan menghilangkan paragraf yang dikutip, selama tidak menyebabkan perubahan makna. Gunakan tiga poin untuk menghilangkan bagian kalimat. Jika lebih dari satu baris dihilangkan, sebuah titik dalam satu baris digunakan sebagai gantinya.

1.2 Kutipan tidak langsung

Kutipan tidak langsung berarti mengutip pendapat yang dikemukakan oleh ahli lain dalam bahasa penulis sendiri. Kutipan tidak langsung tidak dikutip dan diintegrasikan ke dalam paragraf. Prinsip kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut:

  • Hanya gagasan utama yang dikutip, bahasa yang dikutip dalam bahasa Anda sendiri
  •  Kutipan diintegrasikan ke dalam tubuh naskah/teks
  • Jarak kutipan sama dengan jarak teks lainnya
  • Jangan gunakan tanda kutip untuk kutipan

2.cara membuat kutipan dari jurnal

Mengetahui cara mengutip dari jurnal tentunya penting untuk menghindari resiko plagiarisme dalam karya ilmiah yang sedang disusun. Mengutip atau mengutip tentu sudah tidak asing lagi bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti.

Hal ini biasanya dilakukan untuk memperkuat landasan teori dari karya ilmiah yang sedang disusun. Salah satu contohnya adalah dengan memperkuat landasan teori laporan hasil penelitian dosen dan peneliti.

Berikut adalah cara mengutip jurnal yang benar untuk menghindari plagiarisme:

2.1. Kutipan langsung

Cara mengutip kutipan yang pertama adalah dengan mengutip secara langsung, yaitu mendapatkan inspirasi dari kutipan orang lain dan mengungkapkannya dengan kata-kata Anda sendiri. Namun kuncinya adalah menjaga makna referensi tersebut, sehingga tidak mengubah makna atau definisinya.

Tentu saja, ada beberapa syarat untuk kutipan langsung untuk menghindari kesalahan. persyaratan adalah:

Kutipan ditulis apa adanya.

Kutipan terkait dengan paparan penulis.

Jarak penulisan kutipan diatur menjadi dua spasi.

Melampirkan tanda kutip (tanda kutip ganda) dalam tanda kutip.

Kemudian tulis sumber kutipan secara lengkap, termasuk nama, tahun, dan halaman.

Jika ada bagian yang akan dihapus dalam referensi, Anda dapat menambahkan tiga titik di awal atau akhir sesuai dengan posisi bagian yang dihilangkan sebelumnya.

Jika penulis mencoba memberikan suplemen, komentar, dll., tulis dalam tanda kurung.

2.2 Kutipan tidak langsung

Metode kutipan jurnal yang kedua adalah kutipan tidak langsung, yang dapat dikatakan kebalikan dari kutipan langsung. Kutipan tidak langsung akan mengutip kutipan apa adanya, tanpa mengubah struktur kalimat dalam karya peneliti atau penulis sebelumnya. Mirip dengan kutipan langsung, ada beberapa syarat atau ketentuan tentang cara mengutip jurnal ini. Artinya: penulis harus menggunakan kalimat yang digunakan oleh penulis sebelumnya tanpa ada perubahan. Penulis harus menyertakan deskripsi lengkap tentang sumber kutipan. Yaitu, diawali dengan nama, halaman, dan tahun terbit jurnal yang menjadi acuan atau sumbernya.

Dalam kutipan tidak langsung ini yang perlu diperhatikan adalah penulisan kutipan yang lengkap. Kemudian cantumkan sumbernya dengan lengkap dan jelas.

2.3. Masukkan nama penulis dalam diskusi

 Cara lain untuk mengutip jurnal yang diterbitkan adalah dengan memasukkan nama penulis dalam diskusi. Oleh karena itu, referensi yang dikutip dapat sedikit diubah, tetapi maknanya tetap dipertahankan.

2.4. Sebutkan dua sumber yang berbeda

Terkadang, kutipan dalam karya ilmiah berasal dari dua sumber yang berbeda, tetapi keduanya saling melengkapi atau datanya mungkin sama. Jadi cara mengutip jurnal seperti ini adalah dengan menuliskan nama kedua penulisnya, dipisahkan dengan tanda ampersand

2.5. Kutipan tanpa tanda tangan

Anda juga dapat mengutip jurnal yang diterbitkan tanpa mencantumkan nama penulis. Sehingga memuat kutipan kalimat yang lengkap, kemudian ditambahkan informasi dalam kurung berupa judul jurnal dan tahun terbit jurnal

Melalui penjelasan di atas, lebih mudah bagi siapa saja untuk mengutip dengan benar. Oleh karena itu, harap dipahami bagaimana mengutip petunjuk rinci jurnal untuk menghindari plagiarisme.

Baca juga : http://Waspada Penerbit Jurnal Palsu! Simak Beberapa Pertimbangan Memilih Publikasi Jurnal

3.cara mengutip kutipan dari skripsi

Anda juga dapat mengutip kutipan dari makalah, tesis, atau disertasi yang diterbitkan. Cara mengutip sumber makalah sama dengan cara mengutip jurnal. Artinya, di akhir kutipan, tambahkan tanda kurung yang berisi nama penulis, tahun terbit, dan nomor halaman.

Misalnya: Minyak mentah mengandung berbagai kotoran, termasuk zat beracun, korosif dan reaktif, yang bisa mahal untuk ditangani. Salah satunya adalah belerang.4.cara mengambil kutipan dari buku

4.1Prinsip Mengutip Buku

Sebelum mengetahui cara mengutip sebuah buku, Anda perlu memahami prinsip-prinsip kutipan. Seperti disebutkan sebelumnya, kutipan adalah mengekstrak satu atau lebih kalimat dari karya tulis lain untuk mengilustrasikan atau memperkuat argumen dalam tulisan Anda sendiri.

Dalam penulisannya harus memperhatikan beberapa hal, seperti mempertimbangkan apakah kutipan benar-benar diperlukan dalam karya ilmiah, bertanggung jawab penuh atas keakuratan kutipan, mempertimbangkan jenis kutipan yang digunakan, dan tidak terlalu banyak menggunakan kutipan langsung.

4.2 Cara mengutip buku dengan  kutipan langsung

Cara pertama mengutip buku dapat dilakukan dengan mengutip langsung. Kutipan langsung adalah kutipan yang sama ejaan dan bahasanya dengan sumber aslinya.

Cara mengutip langsung dari sebuah buku dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain kutipan langsung kurang dari 4 baris dan kutipan langsung lebih dari 4 baris.

Jika metode kutipan buku yang dikutip langsung kurang dari 4 baris, kutipan harus ditulis di antara tanda kurung, dimulai dengan nama belakang dalam daftar pustaka, koma, tahun penerbitan, titik dua ditambah spasi, dan diakhiri dengan nomor halaman.

4.3 Cara mengutip buku dengan kutipan yang tidak langsung

Cara mengutip buku selanjutnya bisa dilakukan secara tidak langsung. Kutipan tidak langsung mengacu pada kutipan yang tidak persis sama dengan teks aslinya. Biasanya, penanya hanya mendapatkan gagasan utama dari sumber yang dikutip, dan kemudian menulis ulang dalam bahasanya sendiri.

Cara pengutipan adalah kutipan tidak langsung, yaitu kutipan menyatu dengan teks utama, spasi antar baris kutipan digandakan, kutipan tidak dikutip/tanda petik ganda (“…”), kemudian sumbernya kutipan ditulis.

baca juga : http://5 Tips Jurnal Terindeks Scopus, Sukses Publish Jurnal Internasional

5.cara membuat kutipan dari website

Sama seperti mengutip kutipan dari jurnal atau buku, ada dua cara mengutip berita di Internet. Metode ini bersifat langsung dan tidak langsung.

5.1 Kutipan Langsung

Kutipan langsung dapat dikutip dengan nama penulis, tahun penerbitan, alamat atau situs Internet, dan kemudian tanggal Anda mengunjungi artikel tersebut.

Mengutip langsung dari internet belum tentu cara pertama. Anda juga dapat menggunakan metode kedua, yang mencantumkan sumber terlebih dahulu. Setelah itu adalah referensi yang dimaksud.

5.2 Referensi tidak langsung

Cara penulisan kutipan tidak langsung dari website sama dengan mengutip jurnal. Hal pertama yang harus dicantumkan adalah nama penulis, dan kemudian kalimat yang Anda kutip dari sumbernya.

Jika kutipan langsung harus ditulis persis sesuai dengan petunjuk dalam sumber, Anda dapat menyesuaikan kutipan tidak langsung dalam bahasa Anda sendiri.

Akhir kata

Nah, itu saja yang kami bahas tentang cara sederhana untuk mengutip dari jurnal, makalah, buku, situs web yang benar dan penting.

Kami harap artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang publikasi jurnal, silakan tulis di kotak komentar di bagian bawah. klik disini