Langkah Langkah Penelitian Tindakan Kelas

  • Whatsapp
langkah langkah penelitian tindakan kelas

Langkah langkah penelitian tindakan kelas – Sekolah adalah rumah kedua bagi guru dan siswa. Jika sekolah seperti rumah, maka kelas seperti ruangan. Kondisi kelas memegang peranan penting dalam kelancaran proses pembelajaran. Salah satu keberhasilan siswa di sekolah adalah dapat melihat seperti apa kehidupan siswa sehari-hari di dalam kelas.

Jika Anda menemukan hambatan yang mempengaruhi siswa dan terus berlanjut, Anda harus segera menemukan solusi untuk masalah tersebut. Nah, salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan penelitian tindakan kelas.

Bacaan Lainnya

Pada artikel ini, saya akan memberikan studi tindakan kelas langkah demi langkah. Namun sebelum ke langkah langkah penelitian tindakan kelas, ada baiknya untuk mengetahui apa itu PTK.

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan di dalam kelas, menggunakan tindakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar untuk mencapai hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Penelitian tindakan kelas membutuhkan waktu yang lama karena harus mampu mengimplementasikan tindakan dan variabel yang dirancang untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Artinya penelitian semacam ini tidak bisa dilakukan dalam waktu 1-2 hari. Hasil yang diperoleh dengan PTK ini dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dalam rangka pengembangan profesional berkelanjutan (PKB).

Mau publikasi jurnal? Hubungi kami sekarang juga!

Langkah Langkah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Seperti ini langkah langkah penelitian tindakan kelas:

(1) mengidentifikasi dan merumuskan masalah;

(2) menganalisis masalah;

(3) merumuskan hipotesis tindakan;

(4) membuat rencana tindakan dan pemantauannya;

(5) melaksanakan tindakan dan mengamatinya;

(6) mengolah dan menafsirkan data; dan

(7) melaporkan.

 1.  Identifikasi dan Perumusan Masalah

Permasalahan PTK berkaitan dengan proses pembelajaran yang pada gilirannya menyebabkan perubahan perilaku guru, mitra penelitian, dan siswa. Contoh soal PTK-kan:

  1. Metode pengajaran, mungkin menggantikan metode tradisional dengan metode penemuan;
  2. Strategi pembelajaran, menggunakan pendekatan pembelajaran terpadu daripada gaya belajar mengajar;
  3. Prosedur evaluasi, seperti metode untuk meningkatkan evaluasi berkelanjutan/autentik;
  4. Berkembangnya atau berubahnya sikap dan nilai yang dapat mengarah pada sikap yang lebih positif terhadap aspek kehidupan tertentu;
  5. Pengembangan profesional guru, seperti meningkatkan keterampilan mengajar, mengembangkan metode pengajaran baru, meningkatkan keterampilan analitis, atau meningkatkan kesadaran diri;
  6. Mengontrol dan secara bertahap memperkenalkan teknik modifikasi perilaku; dan
  7. Administrasi, meningkatkan efisiensi beberapa aspek administrasi sekolah (Cohen dan Manion, 1980: 181).

Kriteria dalam penentuan masalah:

  1. Pertanyaan harus penting bagi orang yang mengajukan pertanyaan, tetapi juga penting dari perspektif pengembangan kelembagaan atau program;
  2. Masalahnya harus dalam lingkup pengobatan. Jangan memilih masalah yang membutuhkan terlalu banyak penelitian dan memakan waktu;
  3. Rumusan masalah harus mengungkapkan beberapa dimensi dasar penyebab dan faktor sehingga masalah dapat diselesaikan dalam kerangka faktor-faktor dasar ini daripada fenomena permukaan.

Contoh masalah yang diidentifikasi sebagai prioritas untuk penelitian tindakan:

  1. siswa IX memiliki kemampuan yang rendah untuk mengajukan pertanyaan kunci;
  2. Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran bahasa Inggris rendah;
  3. Kualitas manajemen interaksi guru-siswa rendah;
  4. Kualitas pembelajaran bahasa Inggris rendah dalam hal pengembangan keterampilan komunikasi dalam bahasa tersebut; dan.

Rumusan Masalah Penelitian

Inti masalahnya adalah kesenjangan antara keadaan sebenarnya dan keadaan yang diinginkan. Oleh karena itu, rumusan masalah harus memuat gambaran tentang realitas yang ada dan keadaan yang diinginkan.

NoMasalahRumusan
1kemampuan rendah Pertanyaan Kunci untuk Ditanyakan Kepada Siswa SMP IXSiswa kelas IX SMP seharusnya dapat mengajukan pertanyaan kunci, tetapi pada kenyataannya pertanyaan mereka lebih jelas
2keterlibatan siswa rendah Dalam proses belajar bahasa InggrisSiswa kelas bahasa Inggris seharusnya terlibat aktif dalam pembelajaran menggunakan bahasa Inggris melalui kegiatan yang menyenangkan, namun pada kenyataannya mereka pasif.
3Rendahnya kualitas pngelolaan interaksi guru-siswa-siswaPengelolaan interaksi guru-siswa seharusnya memungkinkan setiap siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, namun pada kenyataannya interaksi hanya terjadi antara guru dengan beberapa siswa.
4pengerjaan berkualitas rendah belajar bahasa Inggris dalam hal tujuan keterampilan pengembangan berkomunikasi dalam bahasa IniProses pembelajaran bahasa Inggris harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menggunakan bahasa tersebut. berkomunikasi, namun dalam praktiknya kegiatan pembelajaran terbatas pada kosa kata, pengucapan dan struktur.

2. Analisis Masalah

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Analisis masalah diperlukan untuk mengidentifikasi dimensi masalah yang mungkin terjadi sehingga aspek-aspek pentingnya dapat diidentifikasi dan diberi perhatian yang cukup.

Analisis masalah melibatkan beberapa jenis kegiatan, tergantung pada kesulitan yang ditunjukkan dalam pertanyaan masalah; melakukan analisis kausal dari kesulitan yang dihadapi, memeriksa hipotesis dengan meninjau data penelitian yang ada, atau memperoleh data awal untuk memperjelas masalah atau mengubah partisipasi dalam penelitian masalah. sudut pandang personel. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui diskusi antara peserta studi dan fasilitator mereka dan tinjauan literatur yang relevan.

3.  Perumusan Hipotesis Tindakan

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Hipotesis dalam penelitian tindakan bukanlah perbedaan atau hipotesis relasional, tetapi hipotesis tindakan. Rumus hipotesis tindakan berisi tindakan yang disarankan untuk menghasilkan perbaikan yang diinginkan.

Contoh hipotesis tindakan akan diberikan di sini. Situasi ini adalah kelas di mana siswa sangat lambat dalam pemahaman bacaan. Berdasarkan analisis pertanyaan, peneliti menyimpulkan bahwa para siswa ini memiliki kebiasaan membaca yang salah dalam memahami makna bahan bacaan dan perlu meningkatkan “kesiapan pengalaman” mereka untuk memahami konteksnya. Maka hipotesis tindakannya adalah sebagai berikut: “Kecepatan membaca siswa meningkat jika kebiasaan membaca yang salah dikoreksi dengan teknik korektif yang tepat dan peningkatan ‘persiapan pengalaman’ untuk memahami konteks membaca.”

NoMasalahRumusanHipotesis Tindakan
1kemampuan rendah Mengajukan Pertanyaan Kritis kepada Siswa SMP IXSiswa di kelas SMPN IX seharusnya dapat mengajukan pertanyaan kritis, namun pada kenyataannya pertanyaan mereka lebih bersifat klarifikasi.Jika soal kekritisan siswa SMPN Tingkat IX dijadikan penilaian Kualitas pertunangan mereka setelahnya Misalnya diskusi, kemampuan untuk mengajukan pertanyaan kunci mereka akan meningkat.
2keterlibatan siswa rendah Dalam proses belajar bahasa InggrisSiswa kelas bahasa Inggris harus berpartisipasi aktif dalam Gunakan bahasa Inggris untuk kegiatan belajar melalui kegiatan berikut: Menarik, tapi sebenarnya mereka sangat pasif.dengan kegiatan menarik dimana mereka belajar menggunakan bahasa Bahasa Inggris, Keterlibatan Siswa Kegiatan belajar akan meningkat, Begitu juga dengan motivasi belajar mereka.
3pengerjaan berkualitas rendah belajar bahasa Inggris dalam hal tujuan keterampilan pengembangan berkomunikasi dalam bahasa IniProses belajar bahasa Inggris harus memberikan kesempatan Biarkan siswa belajar menggunakan bahasa. melewati Kegiatan pembelajaran yang komunikatif namun nyata Terbatas pada kosakata, pengucapan, dan struktur.Jika kegiatan belajar fokus pada pengembangan kompetensi komunikatif Berbicara bahasa Inggris, kualitas pembelajaran akan meningkat.

langkah langkah penelitian tindakan kelas – Di bawah ini adalah contoh lengkap sistem proposal penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)

A.   Judul Penelitian

Judul harus singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas untuk menggambarkan masalah yang akan diteliti dan tindakan untuk memecahkan masalah tersebut.

B.   Bidang Kajian

Tuliskan bidang kajian penelitian

C.   Pendahuluan

langkah langkah penelitian tindakan kelas, Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pendidikan dan pembelajaran. Jelaskan bahwa masalah yang diteliti adalah masalah aktual di sekolah dan didiagnosis oleh guru sekolah dan/atau tenaga kependidikan lainnya. Masalah yang diteliti merupakan masalah penting dan mendesak yang dapat dilaksanakan dari segi waktu, biaya, dan daya dukung lainnya yang dapat mempermudah penelitian. Setelah pertanyaan penelitian telah diidentifikasi, akar penyebab masalah perlu dianalisis dan dijelaskan dengan hati-hati. Penting juga untuk menggambarkan kolaborasi di antara anggota studi dalam mengidentifikasi masalah dan akar penyebab masalah tersebut. Prosedur yang digunakan dalam identifikasi masalah perlu dijelaskan secara jelas dan sistematis.

D.   Perumusan Dan Pemecahan Masalah

1.    Perumusan Masalah

Merumuskan pertanyaan penelitian dalam bentuk rumusan penelitian tindakan kelas. Saat mengajukan pertanyaan, jelaskan definisi, asumsi, dan ruang lingkup keterbatasan penelitian. Rumusan masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya, dengan mengajukan alternatif tindakan yang akan diambil dan dengan mengusulkan indikator keberhasilan tindakan untuk mengharapkan hasil yang positif, serta metode pengukuran dan evaluasi indikator tersebut.

2.    Pemecahan Masalah

Jelaskan tindakan alternatif yang diambil untuk mengatasi masalah tersebut. Metode dan konsep yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian harus sesuai dengan kaidah penelitian tindakan kelas. Identifikasi solusi untuk masalah berdasarkan akar penyebab masalah dan ambil tindakan yang jelas dan terarah.

Baca Juga : Contoh Penelitian Tindakan Kelas Sekolah Dasar

3.    Tujuan Penelitian

Berdasarkan pertanyaan yang diajukan, uraikan secara singkat tujuan penelitian yang ingin dicapai. Uraikan secara jelas tujuan umum dan tujuan khusus untuk mengukur tingkat keberhasilan pencapaian.

4.    Kontribusi Hasil Penelitian

Uraikan kontribusi temuan terhadap kualitas pendidikan dan/atau pembelajaran sehingga bermanfaat bagi siswa, guru, dan komponen persekolahan lainnya. Jelaskan inovasi yang akan dihasilkan dari penelitian ini.

E.   Kajian Pustaka

Uraian yang jelas tentang teori dan tinjauan pustaka yang memunculkan ide-ide di balik desain penelitian tindakan yang diusulkan. Teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang mendukung tindakan yang dipilih untuk mengatasi masalah penelitian juga disajikan. Deskripsi ini digunakan untuk mengembangkan pemikiran atau kerangka konseptual yang akan digunakan dalam penelitian. Akhirnya, hipotesis tindakan dapat dirumuskan yang menggambarkan keberhasilan tindakan yang diharapkan/diharapkan.

F.   Rencana Dan Prosedur Penelitian

Jelaskan dengan jelas prosedur penelitian yang akan dilakukan. Nyatakan dengan jelas siapa, kapan, dan berapa lama tindakan akan dilakukan, dan di mana penelitian akan dilakukan. Prosedur harus dirinci dalam hal perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, penilaian-refleksi, dll, dan prosedur ini dapat didaur ulang atau didaur ulang. Tunjukkan siklus kegiatan penelitian dengan menggambarkan metrik keberhasilan yang dicapai di setiap siklus sebelum pindah ke siklus lain. Jumlah siklus diusahakan melebihi satu siklus, meskipun jadwal kegiatan pembelajaran di sekolah juga harus diperhatikan. Dalam rencana pelaksanaan tindakan pada setiap tahap, peran dan intensitas kegiatan setiap anggota staf peneliti harus dijelaskan, sehingga memperjelas tingkat dan kualitas kerjasama penelitian.

G.  Jadwal Penelitian

Menyusun jadwal kegiatan penelitian, meliputi perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan penelitian dalam bentuk Gantt chart. Jadwal kegiatan penelitian selama 10 bulan.

H.   Biaya Penelitian

Tentukan jumlah biaya penelitian dengan mengacu pada kegiatan penelitian.

Ikhtisar Biaya Penelitian:

·        Honorarium ketua, anggota maksimal 30%

·        Biaya operasional minimal 30 %

·        Biaya pembelian ATK maksimal 30%

·        Lain-lain pengeluaran 10%

I.     Personalia Penelitian

Jumlah peneliti maksimal 5 orang, meliputi: 1 Peneliti Kepala Sekolah (Dosen LPTK), 4 Anggota Peneliti, yang dapat mencakup 1 Dosen LPTK dan 3 guru dan/atau tenaga kependidikan sekolah lainnya, atau 4 guru/tenaga kependidikan di sekolah. Jumlah guru tidak kurang dari 2, dan harus lebih dari jumlah dosen. Jelaskan peran fakultas dan waktu yang dihabiskan dalam setiap bentuk kegiatan penelitian. Penelitian dilakukan oleh sekurang-kurangnya 3 orang peneliti, 1 orang di antaranya adalah Peneliti Kepala Sekolah (Instruktur LPTK) dan 2 orang guru dan/atau tenaga kependidikan lainnya di sekolah tersebut. Sebutkan nama, kelas, pangkat, jabatan dan institusi anggota tim peneliti, yang sama dengan yang tercantum dalam Formulir Persetujuan No. 2.

Lampiran-lampiran

1.    Daftar Pustaka, yang dituliskan secara konsisten menurut model APA, MLA atau Turabian.

2.    Riwayat Hidup Ketua Peneliti dan Anggota Peneliti (Cantumkan pengalaman penelitian yang relevan sampai saat ini).

Berikut Ini Sistematika Lengkap Laporan Akhir Hasil Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research)

Lembar Judul Penelitian …………………………………………………………..

Lembar Indentitas dan Pengesahan ……………………………………………

Abstrak ………………………………………………………………………………..

Daftar Isi ………………………………………………………………………………

Daftar Tabel …………………………………………………………………… …….

Daftar Gambar ……………………………………………………………………….

Daftar Lampiran ……………………………………………………………………..

I.         Pendahuluan …………………………………………………………………..

II.        Kajian Pustaka ………………………………………………………………..

III.      Pelaksanaan Penelitian ……………………………………………………..

IV.      Hasil Penelitian dan Pembahasan ……………………………………….

V.       Simpulan dan Saran …………………………………………………………

Daftar Pustaka ………………………………………………………………………

Lampiran:

Instrumen penelitian …………………………………………………………………………….

Personalia tenaga peneliti……………………………………………………………………..

Riwayat hidup masing-masing personalia penelitian ………………………

Penjelasan   Komponen Pokok Laporan Penelitian Tindakan Kelas

1.     Abstrak

Menguraikan dengan ringkas unsur-unsur permasalahan, tujuan, prosedur dan hasil penelitian

2.     Pendahuluan

Berisi elemen latar belakang masalah, data awal tentang pentingnya masalah yang dipecahkan, identifikasi masalah, analisis dan rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, dan definisi istilah jika diperlukan.

3.     Kajian Pustaka

Memberikan gambaran tentang teori yang relevan dan temuan penelitian yang relevan yang memandu implementasi PTK, serta upaya peneliti untuk membangun argumen teoretis bahwa tindakan tertentu dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan dan pembelajaran, daripada membenarkan teori. Bab ini diakhiri dengan pertanyaan penelitian dan/atau hipotesis tindakan.

4.     Pelaksanaan Penelitian

Unsur yang termasuk: Uraian tentang tempat, waktu, mata pelajaran, karakteristik siswa sekolah yang menjadi subyek penelitian. Kejelasan untuk setiap siklus: desain, implementasi, metode pemantauan dan jenis alat, upaya validasi hipotesis dan metode refleksi. Tindakan yang diambil cukup layak dan kolaboratif.

5.     Hasil Penelitian dan Pembahasan

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Uraikan setiap siklus dengan data yang lengkap, dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan observasi, dan refleksi, dengan penjelasan keberhasilan dan kelemahan yang terjadi. Perlu ditambahkan hal-hal mendasar yaitu hasil perubahan (kemajuan) siswa, lingkungan, guru itu sendiri, motivasi dan kegiatan belajar, situasi kelas, hasil belajar. Penyajian grafik dan tabel yang optimal, hasil analisis data menunjukkan perubahan dan disertai dengan pembahasan yang sistematis dan jelas.

6.     Kesimpulan dan Saran

Menyajikan kesimpulan (grafik kemajuan) hasil penelitian sesuai dengan tujuan penelitian. Memberikan rekomendasi tindak lanjut berdasarkan pembahasan hasil penelitian.

7.     Daftar Pustaka

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Memuat semua sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian secara alphabetis.

8.     Lampiran-Lampiran

Berisi instrumen penelitian, peneliti, CV masing-masing peneliti, data penelitian, dan bukti lain dari pelaksanaan penelitian.

Mau publikasi jurnal? Hubungi kami sekarang juga!

Manfaat Penelitian Tindakan Kelas

langkah langkah penelitian tindakan kelas

Setelah membahas langkah langkah penelitian tindakan kelas, kita juga harus bahas menfaat PTK.

Dari PTK yang Anda lakukan, Anda akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut.

  1. Meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran di kelas.
  2. Menumbuhkan kualitas profesional guru.
  3. Melatih guru menjadi pemecah masalah yang handal.
  4. Menumbuhkan kreativitas guru.
  5. Mengembangkan rasa percaya diri guru.
  6. Meningkatkan kualitas institusi sekolah.

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas

langkah langkah penelitian tindakan kelas

langkah langkah penelitian tindakan kelas sudah lengkap, sekarang kita ke tujuan dibuatan ptk.

  1. Tujuan PTK adalah sebagai berikut.
  2. Meningkatkan model pengajaran guru.
  3. Meningkatkan perilaku siswa.
  4. Memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran.
  5. Mengubah kerangka pengajaran bagi guru dan meningkatkan layanan profesional bagi guru.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan seputar langkah langkah penelitian tindakan kelas yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Mau publikasi jurnal? Hubungi kami sekarang juga!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.